PENYUSUNAN MENU DAN GIZI SEIMBANG

diajar.net 7

PENYUSUNAN MENU DAN GIZI SEIMBANG

 Agar terselenggara suatu hidangan yang sehat, agar tubuh kita mendapatkan gizi yang cukup, dalam arti sesuai dengan kecukupan gizi yang di anjurkan, maka perlu disusun menu sehat dan seimbang, banyak orang berpendapat bahwa penyusunan menu yang seimbang itu sulit dan mahal. Pendapat ini tidaklah benar apabila kita selalu berlatih menyusunnya dan menggunakan bahan-bahan yang tidak terlalu mahal.

A. Pengertian

1. Pengertian menu

      Menu adalah susunan dan urutan beberapa macam makanan yang di hidangkan pada makan pagi, makan siang atau makan malam, misalnya untuk makan siang, menunya adalah nasi putih, sayur sup wortel, ayam goreng dan buah jeruk manis.

2. Pengertian menu seimbang

      Menu seimbang adalah susunan hidangan beberapa macam makanan yang mengandung energi dan zat gizi secara cukup, baik jenis maupun jumlahnya, cukup jenis zat gizi tersebut di artikan sebagai lengkapnya kandungan zat gizi esensial dalam bidang makanan. Dalam hal ini ada protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Perlu diingat bahwa vitamin haruslah lengkap yaitu terdiri dari vitamin yang larut dalam air (vitamin dan komplek) dan vitamin yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E, dan K).
→  Manfaat dari menyusun menu yang seimbang tersebut adalah :
a.) Kebutuhan zat gizi kita sehari-hari dapat terpenuhi.
b.) Kita dapat memilih bahan makanan yang memenuhi syarat gizi sesuai dengan keuangan atau keadaan ekonomi kita.
c.) Mengurang kehilangan zat gizi selama penyiapan makanan.
d.) Mengurangi kebosangan akan menu makanan dan meningkatkan selera makan.

B. Prinsip Penyusun Menu

 
      Agar Menu yang disusun memenuhi persyaratan gizi, cita rasa dan terjangkau dengan kemampuan ekonomi, maka dalam merencanakan menu perlu memperhatikan faktor-faktor berikut :
 

1. Kebutuhan zat gizi

      Setiap hidangan hendaknya seimbang dalam setiap jenis zat gizi agar dapat memenuhi kebutuhan zat gizi.
Kecukupan makanan setiap orang berbeda-beda tergantung umur, jenis kelamin, ukuran dan komposisi tubuh/status psikologi dan status kesehatan.

2. Pemilihan bahan makanan

      Pemilihan bahan makanan merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam perencanaan menu. Karena mutu bahan makanan yang diperlukan akan mempengaruhi mutu yang dihasilkan dari menu yang direncanakan.
Dengan pemilihan bahan makanan yang baik, tidak saja dapat memilih bahan makanan yang bermutu baik tetapi juga dapat disesuaikan dengan kemampuan ekonomi, menjaga keserasian dalam susunan hidangan dan lain-lain.

3. Penyelenggaraan makanan

      Memuaskan sesuai dengan yang diinginkan, maka penting sekali untuk memperhatikan hal-hal berikut :
•  Kemampuan atau keterampilan memasak.
•  Mudah Penyelenggaraannya.
•  Tenaga waktu yang tersediah.
•  Peralatan dan perlengkapan yang ada.
•  Waktu makan.

C. Langkah-Langkah Dalam Perencanaan Menu

 
      Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam perencanaan menu adalah :
•  Menentukan kecukupan gizi.
•  Menentukan hidangan.
Dalam Menentukan hidangan, yang harus diperhatikan adalah variasi atau kombinasi dalam hal bahan yang digunakan, rasa, rupa, warna, dan bentuk, konsistensi dari masing-masing hidangan serta kesukaan dan kegemaran keluarga, misalnya adalah :
•  Penentuan pemilihan bahan makanan.
•  Bila susunan hidangan untuk sehari telah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah Menentukan jenis serta jumlah bahan pangan yang akan dipilih untuk diolah dengan mempergunakan daftar komposisi bahan makanan, sehingga dapat diketahui kandungan zat gizi yang terdapat pada setiap jenis bahan makanan yang di pilih.
•  Pengolahan bahan makanan.
•  Pengolahan bahan makanan meliputi persiapan, pemasakan dan penyajian makanan.

D. Fungsi Makanan Bagi Tubuh

 
      Fungsi makanan bagi tubuh adalah :
•  Memberi tenaga yang dibutuhkan untuk bergerak dan bekerja, sumber tenaga kerja ini diperoleh dari hidrat arang (makanan yang diperlukan tubuh sebagai sumber tenaga utama), lemak dan protein.
•  Sebagai zat pembangun tubuh serta memelihara bagian tubuh yang rusak, yang diperoleh dari protein dan mineral.
•  Pemberian bahan untuk mengatur dan melindungi tubuh yang diperoleh dari vitamin, mineral dan protein.
      Jumlah makanan sehari-hari yang dibutuhkan masing-masing orang berbeda-beda. Hal ini ditentukan antara lain adalah Ukuran tubuh, umur atau usia, jenis kelamin, pekerjaan, keadaan hamil.

→  Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menyusun hidangan atau menu yang baik adalah :

1. Nilai gizi
•  Menu setiap hidangan hendaknya seimbang.
•  Makanan pagi sama pentingnya dengan makan siang dan makan malam, masing-masing hendaknya mengandung 4 sehat 5 sempurna.
•  Perhatikan kebutuhan gizi setiap anggota keluarga.
2. Harga
•  Sesuaikanlah hidangan dengan keuangan yang ada.
•  Belilah bahan makanan yang sesuai musim.
3. Mudah dalam Penyelenggaraan
•  Hidangan tidak perlu banyak macamnya.
•  Pilihlah masakan yang tidak banyak memakan waktu.
4. Variasi
•  Hidangan hendaknya bervariasi dan disusun dengan bergantian setiap hari.
•  Perkenalkan secepat mungkin berbagai macam makanan kepada bayi dan anak.
•  Usahakan bentuk dan rasa makanan yang menarik.
•  Hidangankan makanan dengan rapi dan menarik.
      Selain cara menyusun hidangan makanan, cara mengolah makanan juga merupakan faktor yang sangat mempengaruhi pada nilai gizi dari makanan.

→  Cara mengolah makanan yang baik antara lain, sebagai berikut :

 
1. Cuci sayuran sebelum di potong.
2. Jangan membiasakan sayuran terendam dalam air.
3. Masaklah sayuran terlebih dahulu sebelum dimakan.
4. Jangan membuang air rebusan sayuran, gunakan untuk merebus sayuran yang lain atau dimakan.
5. Tutuplah sayuran pada saat dimasak.
      Dengan menyusun makanan yang sehat faktor-faktor harga bukan merupakan hal yang sangat Menentukan dari contoh dibawah ini, ternyata untuk mendapatkan zat-zat gizi yang dapat dibutuhkan dapat dipenuhi dari harga yang termurah sampai yang termahal.

a.) Menu sederhana

•  Nasi putih.
•  Ikan asing goreng.
•  Tumis tempe.
•  Sayur asam.
•  Pepaya.

b.) Menu sedang

•  Nasi putih.
•  Balado ikan.
•  Tahu goreng.
•  Sayur.

c.) Menu mahal

•  Nasi putih.
•  Rendang daging.
•  Gado-gado.
•  Sup kacang merah.
•  Jeruk.

E. GIZI

 
 

1. Pengertian

 
     Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana menentukan bagi tubuh dengan baik. Hal ini diperlukan untuk mencapai tingkat kehidupan yang baik gizi makanan yang erat hubungannya dengan kesehatan. Karena segala kegiatan baik fisik maupun mental perlu kalori, zat pembangun, zat pengganti, zat pengatur proses dan sebagainya yang hanya di dapat dari sari makanan kandungan yang terdapat pada makanan yang bermanfaat bagi tubuh dinamakan Gizi. jadi bila kita mendengar makanan yang bergizi bukan berarti makanan yang lezat, enak, mahal, tetapi seberapa banyak kandungan gizi yang terdapat pada makanan yang bermanfaat bagi tubuh kita.

2. Zat-zat gizi dan kandungannya yang terdapat pada makanan dan kegunaannya dalam tubuh

 
•  Protein. Berfungsi sebagai zat pembangun dan sebagai tenaga cadangan (setelah karbohidrat dan lemak), banyak terdapat pada daging, susu, kacang-kacangan, tempe, tahu, ikan dan lain jenisnya. 1 gram protein menghasilkan 4 kalori.
•  Lemak. Berfungsi sebagai zat pembangun dan sebagai tenaga cadangan (setelah karbohidrat), untuk melindungi tubuh dari kedinginan (mencegah hilangnya panas yang berlebihan). Berfungsi sebagai estetika (misalnya wajah tidak kelihatan pucat). Lemak banyak terdapat pada minyak, mentega atau margaring, keju, santan, es krim, dan sebagainya. 1 gram lemak akan memberikan 9 kalori.
•  Karbohidrat. Berfungsi sebagai tenaga utama, dan bila karbohidrat dalam tubuh berlebihan, maka tubuh akan merubah menjadi lemak dan tersimpan dibawah kulit. Makanan yang banyak mengandung karbohidrat adalah gula, nasi, roti, singkong, jagung, terigu, sagu dan sebagainya.
•  Mineral. Berfungsi sebagai zat pengatur proses, banyak terdapat pada buah-buahan, sayur-sayuran, susu, hati dan garam.
•  Air. Kegunaan air dalam tubuh adalah :
→  Pelarutan (reaksi kimia akan larut dalam air).
→  Pencerna makanan.
→  Pengatur suhu badan.
Air terdapat pada cairan minuman, sayur-sayuran, buah-buahan dan bahan makanan lainnya seperti yang terdapat dalam tubuh sebagai hasil dari proses metabolisme.

3. Gizi seimbang

 
      Gizi seimbang artinya segala jenis makanan yang diperlukan oleh tubuh harus dapat terpenuhi guna melaksanakan segala aktifitas, karena bila tidak terpenuhi dapat diartikan kurang gizi. Dalam hal ini dapat menggunakan rumus 4 sehat 5 sempurna artiannya :
4 sehat (nasi, lauk pauk, buah-buahan dan sayur-sayuran).
5 sempurna (susu). Jadi kebutuhan bahan makanan sehari-hari dapat terpenuhi dengan 4 sehat 5 sempurna.

F. Pengaruh Gizi Dan Kesehatan Terhadap Pertumbuhan Fisik Dan Mental

 
 

a.) Pengaruh gizi terhadap daya kerja

      Manusia sehat memiliki tubuh yang dapat berfungsi dengan baik dan dalam jaringan-jaringan tubuhnya terdapat cadangan zat-zat gizi yang cukup untuk mempertahankan kesehatannya. Cadangan zat-zat gizi akan dipergunakan apabila kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi sehari-hari tidak terpenuhi. Sebaliknya apa bila konsumsi gizi berlebihan, maka kelebihan tersebut akan ditimbun dalam jaringan-jaringan tubuh dalam batas-batas tertentu. Apabila jaringan-jaringan tubuh telah jenuh dan zat-zat gizi tersebut tidak dapat ditampung lagi, maka akan mengganggu proses-proses dalam tubuh.
      Dengan demikian jelaslah bahwa kekurangan maupun kelebihan zat gizi akan dapat menyebabkan kelainan-kelainan. Keadaan semacam ini disebut gizi salah, baik berupa gizi kurang maupun gizi lebih. Sedangkan gizi baik terletak di antara keduanya.

b.) Perubahan keadaan gizi orang sehat hingga ia merasa dirinya sakit

      Memakan waktu yang lama sekali. Sebelum proses perubahan, tubuh telah membiasakan diri dengan fungsi-fungsi tubuh yang kurang sempurna sehingga biasanya orang tidak sadar bahwa ia sebenarnya dalam keadaan gizi kurang. Tingkat kesehatan semacam ini yang disebut tidak sakit tidak sehat. Keadaan semacam ini banyak terdapat di Indonesia.
      Meskipun pada tahap ini orang tidak merasa bahwa dirinya tidak sakit akan tetapi hal ini mempunyai pengaruh terhadap kemampuan atau daya kerja seseorang, antara lain orang menjadi kurang bergairah, cepat lelah, mengantuk dan sering sakit.
Kelainan gizi yang berat sering berakibat timbulnya suatu penyakit infeksi akan mudah menyerang apabila keadaan gizi kurang. Demikianlah akan terjadi sebab akibat yang timbal balik antara kurang gizi dan penyakit infeksi.
      Pada waktu sakit tubuh memerlukan zat-zat gizi dalam jumlah yang lebih banyak dari pada biasanya, pada hal waktu sakit kita kurang mempunyai nafsu makan. Untuk memenuhi kebutuhan zat-zat gizi yang meningkat ini maka cadangan zat-zat gizi dalam tubuh akan di pakai.
      Apabila keadaan ini berlangsung terus menerus, cadangan zat gizi dalam jaringan-jaringan akan habis terpakai, lebih-lebih kalau timbunan cadangan hanya terbatas, sedangkan yang diperoleh dari makanan sangat sedikit. Keadaan ini gizi kurang pembentukan zat-zat anti atau zat-zat pelindung terhadap penyakit juga kurang, sehingga tubuh mudah terserang penyakit.

c.) Pengaruh gizi terhadap pertumbuhan jasmani dan mental

      Kekurangan gizi pada anak-anak, selain akan menyebabkan gangguan pertumbuhan jasmani, juga akan menyebabkan gangguan perkembangan mental. Seseorang yang menderita gizi kurang padamasa anak-anak, setelah dewasa tinggi tubuhnya tidak akan mencapai kesempurnaan. Selain itu, jaringan-jaringan ototnya pun kurang berkembang, dan itu tingkat kecerdasan anak pun akan terpengaruh.

Akhir Kata :

~>  Demikianlah dapat disimpulkan bahwa betapa pentingnya memenuhi kebutuhan gizi seimbang dengan makanan-makanan yang sehat dan bergizi demi kesehatan tubuh kita.
      Namun ada empat prinsip yang mesti harus diperhatikan dalam memenuhi gizi seimbang yaitu Membiasakan makan makanan beraneka ragam, menjaga pola hidup bersih, setiap hari biasakan pola hidup aktif dan berolahraga, serta pantau berat badan setiap bulan. Demi terciptanya hidup yang sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *