Diajar.net adalah media online yang memberikan informasi yang terupdate tentang dunia pendidikan dan seni musik

Membandingkan Isi Teks Fiksi dan Nonfiksi

Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Membandingkan Isi Teks Fiksi dan Nonfiksi
Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Membandingkan Isi Teks Fiksi dan Nonfiksi

Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Membandingkan Isi Teks Fiksi dan Nonfiksi

Diajar.net – Tulisan fiksi adalah sebuah tulisan yang dikarang berdasarkan imajinasi penulis, baik tokoh, alur cerita, hingga konflik di dalamnya. Meskipun sebagian tulisan diambil dari kisah nyata, pada umumnya tulisan fiksi tidak terikat dengan fakta atau sejarah sehingga seluruh cerita di dalamnya sesuai dengan khayalan sang penulis.

Tulisan nonfiksi lebih bersifat informatif berdasarkan fakta dan kenyataan. Mulai dari tokoh, deskripsi peristiwa atau alur cerita, tempat, karakter, hingga objek yang diceritakan sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu, tulisan nonfiksi sering dijadikan sebagai sumber informasi dan acuan bagi pembacanya.

Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Membandingkan Isi Teks Fiksi dan Nonfiksi
Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Membandingkan Isi Teks Fiksi dan Nonfiksi

Perhatikan perbandingan ciri-ciri teks fiksi dan nonfiksi di bawah ini!

Teks Fiksi

Teks Nonfiksi

  1. Teks fiksi adalah cerita karangan atau rekaan yang bertujuan untuk menghibur yang ditemukan pada cerpen, novel, dan cerita bergambar.

  2. Tujuan teks fiksi untuk menghibur

    dan menceritakan suatu peristiwa.

  3. Teks atau tulisan fiksi memiliki alur

    cerita dan bahasa yang menarik.

  4. Teks fiksi memberikan tekanan emosi

dan perasaan pada pembaca.

  1. Teks nonfiksi adalah teks yang berisi fakta atau hal-hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Teks nonfiksi dapat ditemukan dalam artikel surat kabar atau majalah, jurnal tentang sejarah atau ilmiah, biografi, jurnal, karya sastra, ensiklopedia, dan buku pelajaran.

  3. Teks nonfiksi adalah jenis teks yang memiliki isi

    dan penjelasan masuk akal.

  4. Bahasa teks nonfiksi adalah bersifat denotatif dan menunjuk pada pengertian yang tidak bermakna ganda.

  5. Teks nonfiksi bisa berupa fakta atau opini.

  6. Teks nonfiksi berfungsi sebagai informasi bagi

    pembaca.

  7. Dapat dilengkapi gambar, seperti grafik, tabel,

atau diagram.

Unsur

Cerita 1

Kelinci Kecil dan Burung Pipit

Cerita 2 Serba-Serbi Kelinci

1. Jumlah tokoh

1. ……..

1. ……..

2. Tujuan

2. ……..

2. ……..

3. Alur cerita

3. ……..

3. ……..

4. Amanat

4. ……..

4. ……..

Aktivitas Siswa

Kerjakan tugas berikut ini bersama kelompokmu!

Pada aktivitas ini, Kalian diminta untuk membaca dua cerita dan menjawab pertanyaan dengan tepat. Untuk itu, Scan QR code yang tersedia untuk membaca cerita dan menyimak penjelasan dengan seksama!

Setelah kalian memindai QR code, kerjakan tugas berikut!

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Uji Kemampuan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang benar!

  1. Jelaskan yang dimaksud teks fiksi!

    Jawab: Teks fiksi adalah cerita karangan atau rekaan yang bertujuan untuk menghibur yang ditemukan pada cerpen, novel,

    dan cerita bergambar.

  2. Apa yang dimaksud teks nonfiksi?

    Jawab: Teks nonfiksi adalah teks yang berisi fakta atau hal-hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

    Bacalah teks di bawah ini untuk menjawab pertanyaan nomor 3–5!

  3. Sampah organik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan hayati. Berdasarkan pengertian tersebut, berikan contoh yang termasuk sampah organik!

    Jawab: Sampah rumah tangga, sisa sayuran, buah-buahan, daun kering, ranting pohon, dan rumput.

  4. Simpulkan karakteristik dari sampah organik berdasarkan teks tersebut!

    Jawab:

    1. Mudah terurai.

    2. Dapat dimanfaatkan sebagai kompos.

    3. Mengandung air.

    4. Mudah busuk.

  5. Menurutmu, bagaimana pengelolaan sampah organik yang tepat selain dibuat menjadi kompos?

Jawab: Dibuat menjadi bahan untuk resapan air atau makanan ternak.

Sampah organik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan hayati. Sampah organik disebut sampah basah (garbage), karena sebagian besar cukup banyak mengandung air. Sampah rumah tangga termasuk sebagian besar contoh bahan organik. Sampah organik merupakan jenis sampah yang mudah terurai melalui proses alami. Artinya, terurainya sampah organik bisa terjadi tanpa adanya campur tangan manusia. Sampah organik mudah diuraikan, karena sampah organik bisa didegradasi oleh mikroba (bakteri pembusuk) atau bersifat biodegradable. Oleh sebab itu, sampah organik sering dimanfaatkan menjadi kompos maupun pupuk organik cair.

Saat datang ke perpustakaan atau toko buku, teman-teman akan menemukan banyak buku yang dipajang. Namun dari semua buku itu, tidak semua termasuk jenis buku fiksi dan bisa jadi ada buku-buku nonfiksi. Dua jenis buku ini tentu akan sangat berbeda, namun tetap layak untuk dibaca karena bisa memberikan ilmu pengetahuan dengan caranya masing-masing.

  1. Buku Fiksi

    Ciri khas utama dari buku fiksi, yakni kejadiannya merupakan bukan kisah nyata, melainkan hanya karangan

    fiktif. Sang penulis harus mampu menciptakan alur cerita yang sangat menarik. Berikut ini unsur-unsur buku fiksi.

    1. Sampul buku

      Di bagian ini, kamu akan melihat informasi isi buku, judul, penulis, penerbit, tahun terbit, dan informasi lainnya.

    2. Pokok bab buku

      Unsur buku fiksi adalah pokok bab buku yang terdapat kata pengantar. Penulis yang biasanya menyajikan gambaran terkait isi buku dan ucapan terima kasih untuk semua pihak yang membantu.

    3. Judul bab dan subbab

      Di bagian ini, terdapat daftar isi yang disusun secara urut. Penyajian daftar isi juga ada yang mencantumkan halaman.

    4. Tema

      Tema juga diartikan sebagai sebuah gagasan pokok dalam sebuah karya tulis.

      Sebuah tema bisa dijabarkan sehingga isi cerita terstruktur dan tetap sesuai tema.

    5. Penokohan

      Tokoh menjadi salah satu bentuk gambaran dari setiap individu di dalam sebuah cerita yang lengkap dengan karakternya. Karakter ini mulai dari protagonis (baik), antagonis (yang menentang protagonis) dan tritagonis (pembantu protagonis).

    6. Bahasa yang digunakan

      Bahasa yang digunakan dalam karya tulis fiksi biasanya banyak memakai majas, misalnya seperti majas personifikasi, majas metafora, majas hiperbola, dan berbagai jenis majas lainnya.

    7. Penyajian alur cerita

      Alur cerita yang terdapat dalam sebuah karya tulis fiksi bisa dipahami sebagai

      rangkaian atau urutan peristiwa yang membentuk suatu cerita.

  2. Buku Nonfiksi

    Buku nonfiksi membutuhkan pengamatan dan data sebagai bahan penulisan, sehingga isinya dapat dipertanggungjawabkan. Berikut ini unsur-unsur buku nonfiksi.

    1. Sampul buku

      Dalam sampul buku karya tulis nonfiksi, kamu dapat menemukan berbagai informasi tentang buku, mulai dari judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, ada juga yang menyertakan edisi bukunya. Sampul pada buku nonfiksi biasanya menggunakan bahasa yang formal dengan kata baku sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku.

    2. Pokok bab buku

      Penulis biasa memakai bahasa yang cenderung formal dan baku pada bagian kata pengantarannya. Beberapa karya tulis nonfiksi akan menyajikan penjelasan tentang latar belakang, tujuan, dan manfaat penulisan dari karya tersebut.

    3. Judul bab dan subbab

      Kamu dapat melihat judul bab dan subbab pada bagian daftar isi yang tersusun secara urut dengan dilengkapi nomor halaman. Penyajian yang urut tersebut bertujuan untuk membuat pembaca lebih mudah pada saat hendak menemukan bagian yang ingin dituju.

    4. Isi

      Isi biasanya akan dijelaskan secara rinci, jelas, bahasa yang baku, baik itu formal maupun santai. Selain itu, isi dari buku nonfiksi harus disertai dengan data pendukung dari penelitian atau riset. Bagian isi tentu saja sangat berbeda antara buku fiksi dan nonfiksi.

    5. Cara menyajikan isi

      Daftar pustaka merupakan bagian yang bisa digunakan untuk mengetahui dari mana saja penulis mendapatkan sumber referensi bagi karya tulisnya. Hal ini tentu akan sangat memudahkan kamu dalam mencari sebuah informasinya yang lebih mendalam terkait referensi tersebut.

    6. Bahasa

      Bahasa yang digunakan dalam buku nonfiksi adalah kata baku yang sesuai dengan KBBI. Hal ini juga berlaku pada penggunaan kata serapan atau kata yang cukup asing didengar oleh masyarakat. Guna memudahkan pembaca dalam memahami bahasa asing tersebut, penulis biasanya memasukkannya di glosarium. Buku nonfiksi juga sering kali menggunakan bahasa populer. Bahasa dalam buku nonfiksi juga cenderung menggunakan bahasa denotatif atau makna aslinya.

    7. Sistematika penulisan

      Buku nonfiksi ditulis secara teratur untuk lebih memudahkan pembaca dalam memahami maksud dari isi buku tersebut. Setiap detail informasi atau penyajian data harus disajikan secara terstruktur dan berurut, maka dari itu buku non fiksi bisa ditandai dengan penulisan yang sistematis.

  3. Proses Membuat Buku Fiksi dan Nonfiksi

    Bagaimana cara membuat buku fiksi dan nonfiksi? Membuat buku fiksi dan fiksi memiliki

    alur yang sama. Berikut proses membuat buku.

    1. Memulai mencari ide penulisan naskah, kamu dapat menentukan buku fiksi atau nonfiksi.
    2. Setelah menulis naskah buku, naskah akan dicek oleh editor.
    3. Selanjutnya, naskah dikirim ke penerbit.
    4. Penerbit akan memutuskan akan diterima atau ditolak.
    5. Apabila naskah diterima, maka akan masuk pada ilustrator untuk mendesain grafis isi

      buku.

    6. Setelah selesai, naskah dicetak kemudian distribusikan ke toko-toko.

 

+C0IojiLGGBntXv9fY64E+VgZia0AAAAASUVORK5CYIIA
g9hBAIRlFzIdAAAAABJRU5ErkJgggAA

 

Gambar perbedaan buku fiksi dan nonfiksi.

Aktivitas Siswa

Kerjakan tugas berikut ini secara mandiri!

Scan QR code yang terdapat pada Sub Bab C, cermati dan catat informasi-informasi yang kamu butuhkan untuk mengerjakan tugas Aktivitas Siswa!

Perhatikan langkah-langkah berikut!

  1. Carilah sebuah buku fiksi!
  2. Tuliskan unsur-unsur seperti sampul, judul bab dan subbab, tema dan penokohan!

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Uji Kemampuan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang benar! Cermati gambar di bawah ini untuk menjawab pertanyaan nomor 1–3!

  1. Apa jenis buku tersebut?

    Jawab: Buku nonfiksi.

  2. Menurutmu siapa yang tepat membaca buku tersebut?

    Jawab: Orang yang menyukai kucing atau hendak merawat kucing persia.

  3. Jelaskan detail yang diletakkan pada sampul buku tersebut!

    Jawab: Judul, penulis, dan nama penerbit.

  4. Jelaskan tugas editor!

    Jawab: Mengecek naskah dari penulis.

  5. Bagaimana tugas illustrator?

Jawab: Mendesain grafis isi buku (gambar, dll)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *