Marhaban Ya Ramadan Oleh: LINTAS

3

Jutaan sajak mengalir, menangkup cahaya Ramadan yang kian dekat. Tak sabar hati bersua dengan arunika yang syahdu, serta swastamita yang teduh, yang mana dzikir jadi bagian dari udara yang mengisi paru-paru. Tiap lafazh kebaikan dilipatgandakan, tiap uluran kasih dilipatgandakan, tiap langkah menuju titik kulminasi doa dilipatgandakan. Tiada kebaikan berlalu dalam kesia-siaan.

Ramadan adalah jembatan hati dengan penguasa semesta raya, penghubung antar sesama umat dan pelatih diri untuk terus membenahi apa yang disebbut khilaf, memperbaiki tiap kesilapan. Sukacita Ramadan tergambar dalam antusias raga dan jiwa dalam mengawali kunjungan istimewa dari satu bulan yang penuh dengan nikmat yang tak terukur.

 

Marhaban ya Ramadan. Kami selaku bagian dari seluruh lapisan Literasi Tanpa Batas mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan dan kelemahan. Mari kita melangkah bersama, menapaki hari-hari di nulan Ramadan dengan hati yang murni, agar kemurniannya dapat jadi penyempurna ibadah dan jadi salah satu hal yang mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *