Cerita Abu Nawas obat tidur untuk baginda raja

Cerita Abu Nawas  obat tidur untuk baginda raja

Assalamualaikum semuanya semoga kalian
semua dalam keadaan sehat dan
dilancarkan rezekinya Amin ya robbal
alamin
malam itu Baginda Raja terlihat sangat
gelisah
badannya terasa lebih namun tak bisa
tidur padahal Ia sudah berusaha
memejamkan mata selama beberapa menit
namun hasilnya tetap nihil
hingga pertengahan malam tiba 
AVvXsEiTJaaFmU9EUUExCNoYz4gtZAjJv1PJFUfF1PIeayQE VIZRMXkiIevgYlDHGO39D9ejVa8gFhPA KTHIZrR3PG9k0NSEZbhWZjFyjuatEVE4g KWryIT9W7zp2Xltu80YYNGXvdZ6 Klf J7CjWQWqjg5Io5e9NFRkDnHnVOAlVL9ubg VulOcj064=w640 h360
Baginda
Raja masih saja belum bisa memejamkan
matanya Ia pun lalu memanggil salah
seorang pengawal istana
Hei pengawal umumkan kepada seluruh
rakyat kerajaan
barangsiapa bisa membuat saya tertidur
akan diberi hadiah 10 kantong uang emas
kita legenda Raja
pengawal istana bergegas memberi isyarat
kepada bawahannya agar bergerak cepat 

maka disebar lah seluruh pasukan ke
setiap pelosok desa untuk mengumumkannya
sayembara tersebut
tak lama berselang datanglah dua orang
peserta yang berminat mengikuti
sayembara
setelah diijinkan oleh pengawal mereka
berdua masuk ke kamar Baginda secara
bergantian
peserta pertama masuk kedalam kamar
pribadi raja Ia duduk di kursi yang
sudah disediakan oleh pengawal
peserta pertama memulai ceritanya
dahulu kala pada pemuda durhaka bernama
sa’labah
kelakuan kurang ajar nya membuat hati
kedua orang tuanya terluka namun
menjelang wafatnya sa’labah pun
bertaubat dan di saat sakratul mautnya
telabah tak kunjung meninggal ia
sakratul maut hingga berbulan-bulan doa
Rasulullah pun tidak dikabulkan kecuali
kesalahannya dulu dimaafkan oleh kedua
orang tuanya 

sampai cerita itu habis Baginda Raja
Malah semakin sulit tertidur karena ia
asyik menyimak cerita tersebut
peserta pertama pun dianggap gagal dan
disuruh pulang kerumah
giliran peserta kedua masuk kekamar
Baginda Raja beserta kedua duduk bersila
di kursi yang sudah disediakan oleh
pengawal istana
dengan percaya diri Ia pun mulai
bercerita
begitu cantik jelitanya Ratu Balqis
membuat siapapun kepincut termasuk para
Jin Namun sayang dibalik kesempurnaan
parasnya Ratu Balqis digosipkan
mempunyai kutil di betis sebelah kirinya
Hai Nabi Sulaiman Lalu ingin membuktikan
kebenaran gosip tersebut beliau kemudian
mengundang Ratu Balqis untuk datang ke
istananya 

Karena penasaran dengan kelanjutan
ceritanya Baginda Raja malah dibuatnya
menjadi susah tidur beserta kedua pun
dianggap gagal ia dipersilahkan kembali
pulang ke rumahnya
hal ini membuat pengawal istana pusing
tujuh keliling karena raja mereka tak
kunjung bisa tidur di puncak kekesalan
betina raja pada saat itulah Abu Nawas
datang ia memasuki kamar Baginda dan
memberi hormat
kemudian Abu Nawas duduk disebelah
Baginda Raja yang sedang rebahan di
tempat tidurnya
setelah dipersilahkan Abu Nawas mulai
bercerita
dulu ada seekor Raja semut yang ku
kerjaan ia masuk ke kuping sebelah kanan
orang yang sedang tidur 

lalu ia keluar
lagi masuk lagi dan keluar lagi
kemudian masuk ke kuping kiri keluar
lagi masuk lagi dan keluar lagi
Baginda Raja pun kesal mendengar kisah
yang dituturkan oleh Abu Nawas ia
menjadi jenuh dan sama sekali tidak
tertarik dengan ceritanya sehingga
Baginda Raja memiringkan tubuhnya
membelakangi Abunawas akan tetapi Abu
Nawas terus saja melanjutkan ceritanya
akibat cerita yang menjenuhkan itu
Baginda Raja pun mulai menguap beberapa
kali
perlahan 

Baginda Raja mulai mengatupkan
kedua matanya dan akhirnya Baginda Raja
pun bisa tertidur
Hai keesokan harinya Abu Nawas kembali
dipanggil ke istana untuk menghadap
Baginda Raja
Hai Abu Nawas
ceritamu itu memang aneh dan sangat
menjenuhkan akan tetapi kamu telah
berhasil membuat saya tertidur
silahkan kamu ambil hadiah yang sudah
saya janjikan
kata Baginda Raja kepada Abu Nawas
Terima kasih Paduka yang mulia hamba
ikut bahagia karena Baginda tadi malam
bisa tidur dengan nyenyak
akhirnya Abu Nawas pun pulang sambil
membawa hadiah dari Baginda Raja
Sekian dulu perjumpaan kita kali ini
sampai bertemu lagi di kisah selanjutnya
Terima kasih 
Wassalamualaikum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *