Cara Update BIOS Komputer dan Laptop

maintenance


Cara Update BIOS Komputer

BIOS, atau Basic Input Output System, adalah perangkat lunak yang mengatur interaksi antara perangkat keras dan perangkat lunak pada komputer. BIOS biasanya tertanam di dalam chip memori flash pada motherboard.

Pembaruan BIOS biasanya dilakukan untuk memperbaiki bug, meningkatkan kinerja, atau menambahkan dukungan untuk perangkat keras baru. Namun, update BIOS juga bisa berisiko, sehingga penting untuk mengikuti langkah-langkah dengan hati-hati.

Berikut adalah cara update BIOS komputer:

  1. Periksa versi BIOS saat ini. Anda dapat memeriksa versi BIOS saat ini dengan mengakses menu BIOS. Caranya, tekan tombol tertentu saat komputer Anda mulai booting. Tombol yang harus ditekan biasanya berbeda-beda untuk setiap merek komputer. Namun, tombol yang umum digunakan antara lain F2, F10, atau DEL.

  2. Unduh file update BIOS. Anda dapat mengunduh file update BIOS dari situs web produsen motherboard Anda.

  3. Siapkan drive USB. Format drive USB Anda ke FAT32 atau NTFS. Kemudian, ekstrak file update BIOS ke drive USB.

  4. Boot komputer dari drive USB. Saat komputer Anda mulai booting, tekan tombol tertentu untuk boot dari drive USB. Tombol yang harus ditekan biasanya sama dengan tombol yang digunakan untuk mengakses menu BIOS.

  5. Instal pembaruan BIOS. Ikuti petunjuk di layar untuk menginstal pembaruan BIOS.

Berikut adalah langkah-langkah yang lebih rinci:

1. Periksa versi BIOS saat ini

Untuk memeriksa versi BIOS saat ini, tekan tombol tertentu saat komputer Anda mulai booting. Tombol yang harus ditekan biasanya berbeda-beda untuk setiap merek komputer. Namun, tombol yang umum digunakan antara lain F2, F10, atau DEL.

Setelah Anda menekan tombol tersebut, Anda akan dibawa ke menu BIOS. Cari opsi yang menampilkan versi BIOS. Opsi ini biasanya disebut “BIOS Version” atau “System Information”.

2. Unduh file update BIOS

Anda dapat mengunduh file update BIOS dari situs web produsen motherboard Anda. Biasanya, file update BIOS tersedia di bagian “Support” atau “Downloads” dari situs web produsen motherboard.

Saat Anda mengunduh file update BIOS, pastikan untuk mengunduh file yang tepat untuk motherboard Anda. Anda dapat memeriksa nomor model motherboard Anda di situs web produsen motherboard.

3. Siapkan drive USB

Format drive USB Anda ke FAT32 atau NTFS. Kemudian, ekstrak file update BIOS ke drive USB.

4. Boot komputer dari drive USB

Saat komputer Anda mulai booting, tekan tombol tertentu untuk boot dari drive USB. Tombol yang harus ditekan biasanya sama dengan tombol yang digunakan untuk mengakses menu BIOS.

Untuk mengetahui tombol apa yang harus ditekan, lihat petunjuk yang disertakan dengan drive USB atau di situs web produsen motherboard.

5. Instal pembaruan BIOS

Setelah komputer Anda boot dari drive USB, Anda akan dibawa ke menu instalasi BIOS. Ikuti petunjuk di layar untuk menginstal pembaruan BIOS.

Biasanya, Anda akan diminta untuk mengonfirmasi bahwa Anda ingin menginstal pembaruan BIOS. Kemudian, Anda akan diminta untuk me-restart komputer Anda.

Setelah komputer Anda di-restart, BIOS baru akan diinstal. Anda mungkin perlu mengubah beberapa pengaturan BIOS setelah pembaruan.

Tips untuk Memperbarui BIOS

  • Sebelum memperbarui BIOS, buatlah cadangan file BIOS Anda. Anda dapat menggunakan utilitas yang disediakan oleh produsen motherboard Anda untuk membuat cadangan file BIOS.
  • Pastikan komputer Anda terhubung ke sumber daya listrik yang stabil saat memperbarui BIOS.
  • Jangan mengganggu proses pembaruan BIOS.
  • Jika Anda mengalami masalah saat memperbarui BIOS, hubungi produsen motherboard Anda untuk mendapatkan bantuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *