Bab 3 Ekspresi Diri Melalui Hobi Menemukan Kosakata Baru dalam Cerita

Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Bab 3 Ekspresi Diri Melalui Hobi Menemukan Kosakata Baru dalam Cerita
Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Bab 3 Ekspresi Diri Melalui Hobi Menemukan Kosakata Baru dalam Cerita

Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Bab 3 Ekspresi Diri Melalui Hobi Menemukan Kosakata Baru dalam Cerita

Diajar.net – Panggilan itu memecahkan lamunan Rudi. Diam-diam Rudi kesal melihat Bayu dan Amir. Dia merasa Amir telah merebut sahabatnya. Namun, Rudi tidak terlalu memikirkannya sampai ia bertemu kembali dengan Bayu dan Amir beberapa hari kemudian. “Rudi, kenalkan ini Amir. Dia juga suka cerita detektif, lo,”

kata Bayu.

Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Bab 3 Ekspresi Diri Melalui Hobi Menemukan Kosakata Baru dalam Cerita
Kunci jawaban kelas V Bahasa Indonesia Kurikulum merdeka Bab 3 Ekspresi Diri Melalui Hobi Menemukan Kosakata Baru dalam Cerita

Rudi menyalami Amir tanpa senyuman. Dia masih kesal karena Amir telah merebut satu-satunya sahabatnya. Sebenarnya, Rudi dan Amir sudah saling tahu nama namun belum pernah bertegur sapa.

“Rudi, aku tinggal di apartemen yang dulu kamu tempati. Ada beberapa petunjuk yang berhasil aku pecahkan. Tetapi ada juga yang masih misterius,” kata Amir.

Mendengar itu, Rudi langsung lupa pada kekesalannya. Ia langsung teringat permainan detektif yang sering ia mainkan bersama Bayu saat masih tinggal di apartemen. Mereka memang meninggalkan beberapa petunjuk misterius yang tidak mudah terlihat.

“Misteri itu hanya bisa dipecahkan oleh Rudi,” puji Bayu. “Ah, enggak juga. Bayu juga bisa, kok,” kata Rudi merendah. “Bagaimana kalau kita pecahkan bersama?” usul Amir.

Usul Amir itu disambut gembira oleh Rudi dan Bayu. Ketiga anak itu langsung berbincang akrab. Rudi dan Bayu gantian bercerita tentang misteri suara dalam tembok yang pernah mereka pecahkan bertahun-tahun yang lalu. Rudi juga bercerita tentang permainan detektif yang mereka mainkan di apartemen yang sekarang ditinggali oleh Amir itu.

“Petunjuk itu aku buat saat berumur 7 tahun di balik papan,” kata Rudi.

“Aha! Aku tahu. Pasti petunjuk itu letaknya di balik pintu dan tempatnya lebih pendek dari yang aku kira,” seru Amir mantap.

“Tentu saja. Saat itu Rudi belum setinggi sekarang,” ujar Bayu.

Sumber Sylvana Hamaring Toemon dalam https://bobo.grid.id/

Perhatikan setiap kosakata yang ada dalam cerita tersebut. Kosakata baru dapat berupa istilah, kata sifat, dan maupun kata benda. Guna memahami cerita tersebut kalian dapat menjawab pertanyaan pada tugas-tugas berikut!

Uji Kemampuan

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat!

  1. Bagaimana sifat Rudi dalam cerita tersebut?

    JawabRudi memiliki sifat yang mudah iri dan suka menyimpulkan pendapatnya sendiri.

  2. Panggilan itu memecahkan lamunan Rudi. Apa yang dimaksud lamunan?

    Jawab: Lamunan artinya seseorang yang terdiam dalam pikirannya sendiri. Dalam KBBI lamunan artinya angan-angan yang bukan-bukan; khayalan; fantasi.

  3. Temukan arti kata kesal dalam KBBI dan buatlah satu kalimat dengan kata kesal!

    Jawab: Kesal yaitu kecewa (menyesal) bercampur jengkel. Aku kesal dengan nilai yang aku dapatkan kali ini.

  4. Ketiga anak itu langsung berbincang akrab. Buatlah kalimat dengan kata akrab!

    Jawab: Akrab artinya dekat dan erat (tentang persahabatan). Walaupun Tika dan Sinta baru kenal, mereka terlihat akrab.

  5. Mereka memang meninggalkan beberapa petunjuk misterius yang tidak mudah terlihat. Apa yang dimaksud misterius?

Jawab: Misterius artinya penuh rahasia; sulit diketahui atau dijelaskan (karena tidak jelas tanda-tandanya dan sebagainya).

Menyebukan   Makna   Awalan   Me-

Dalam Bahasa Indonesia kita mengenal berbagai awalan (prefiks), salah satunya adalah awalan me-. Awalan me- digunakan untuk membentuk kata kerja. Fungsi utama awalan me- adalah untuk membentuk kata kerja transitif maupun kata kerja intransitif. Kata kerja transitif adalah kata kerja yang memerlukan objek. Contohnya memukul dan menendang. Kata kerja intransitif adalah kata kerja yang tidak memerlukan objek, misalnya meloncat, meludah, dan lain-lain.

  1. Arti Awalan Me-

    Awalan Me- mempunyai beberapa fungsi, di antaranya sebagai berikut.

    1. Melakukan tindakan seperti pada kata dasar, contohnya membaca.
    2. Membuat jadi, contohnya menghijaukan.
    3. Mengerjakan dengan alat, contohnya menyetir.
    4. Berbuat seperti, contohnya menggila.
    5. Dalam keadaan, contohnya membujang.
    6. Mencari/mengumpulkan, contohnya merajut.
  2. Aturan Penggunaan Awalan Me-

    Berikut aturan penggunaan awalan me-.

    1. Meluluhkan kata dasar

      Imbuhan me- akan meleburkan huruf pertama dari kata yang mengikutinya apabila terdapat sebagai berikut.

      1. Huruf awal kata tersebut adalah k, t, s, dan p.
      2. Terdiri lebih dari dua suku kata.
      3. Diawali dengan konsonan diikuti vokal (huruf pertama konsonan, dan diikuti huruf vokal).

        Contohnya sebagai berikut.

        1. Me-kayuh menjadi mengayuh.

        2. Me-tarik menjadi menarik.

        3. Me-sapa menjadi menyapa.

        4. Me-potong menjadi memotong.

        Kata dasar yang berawalan k, t, s, p dan diikuti huruf konsonan, maka huruf pertama kata dasar tersebut tetap dipertahankan.

        Contohnya sebagai berikut.

        1. Me-kristal menjadi mengkristal.

        2. Me-transaksi-kan menjadi mentransaksikan.

        3. Me-syarat-kan menjadi mensyaratkan.

        4. Me-promosi-kan menjadi mempromosikan.

    2. Mengubah bentuk awalan

      Penggunaan awalan me-, akan berubah bentuk menjadi meng-men-mem-meny-

      jika diikuti dengan kata dasar dengan aturan sebagai berikut.

      1. Me-

        Tetap me-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan l, m, n, r, w, y. Contohnya sebagai berikut.

        1. Me-lihat menjadi melihat.
        2. Me-makan menjadi memakan.
        3. Me-rawat menjadi merawat.
        4. Me-warna-i menjadi mewarnai.
        5. Me-yakin-i menjadi meyakini.
      2. Meng-

        Berubah menjadi meng-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan lima huruf vokal a, i, u, e, o dan g, h, k, q, x.

        Contohnya sebagai berikut.

        1. Me-ambil menjadi mengambil.
        2. Me-ikat menjadi mengikat.
        3. Me-ukur menjadi mengukur.
        4. Me-ubah menjadi mengubah.
        5. Me-ekor menjadi mengekor.
        6. Me-oceh menjadi mengoceh.
        7. Me-garuk menjadi menggaruk.
        8. Me-hapus menjadi menghapus.
        9. Me-kristal menjadi mengkristal.
        10. Me-qabul menjadi mengqabul.
      3. Men-

        Berubah menjadi men-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan c, d, j, t, z. Contohnya sebagai berikut.

        1. Me-campur menjadi mencampur.

        2. Me-duga menjadi menduga.

        3. Me-jamur menjadi menjamur.

        4. Me-tali menjadi menali (lihat aturan k, t, s, p).

        5. Me-transaksi-kan menjadi mentransaksikan.

        6. Me-zakat-i menjadi menzakati.

      4. Mem-

        Berubah menjadi mem-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan b, f, p, v. Contohnya sebagai berikut.

        1. Me-buat menjadi membuat.

        2. Me-fokus-kan menjadi memfokuskan.

        3. Me-produksi menjadi memproduksi.

        4. Me-visualisasi-kan menjadi memvisualisasikan.

      5. Meny-

        Berubah menjadi meny-, jika diikuti dengan kata dasar yang berawalan s. Contohnya sebagai berikut.

        1. Me-sapu menjadi menyapu (lihat aturan k, t, s, p).

        2. Me-sponsor-menjadi mensponsori.

  3. Bentuk-Bentuk Akhiran

    Awalan me- dapat memperoleh akhiran. Berikut ini beberapa bentuk akhiran yang sesuai dengan awalan tersebut.

    1. Awalan dan akhiran me-i

      Berikut contoh awalan dan akhiran me-i.

      1. Me-akhir-menjadi mengakhiri.

      2. Me-pandang-i menjadi memandangi.

    2. Awalan dan akhiran me-kan

      Berikut contoh awalan dan akhiran me-kan.

      1. Me-butuh-kan menjadi membutuhkan.

      2. Me-lepas-kan menjadi melepaskan.

      3. Me-hubung-kan menjadi menghubungkan.

Aktivitas Siswa

Aktivitas Kelompok

Agar kalian lebih memahami materi menyebutkan makna awalan Me-. Lakukan scan QR code

pada barcode sub bab ini!

Untuk melakukan aktivitas, ikuti arahan seperti berikut ini!

  1. Lakukan aktivitas ini secara berpasangan!
  2. Setiap anggota harus memilih 5 kata dasar beserta bentuknya setelah diberikan imbuhan Me-!
  3. 5 kata ini tidak boleh diketahui oleh anggota yang lain!
  4. Permainannya adalah seperti tebak-tebakan.
  5. Anggota 1 akan menyebutkan kata dasarnya kemudian anggota 2 akan menebak bentuk kata setelah berimbuhan Me-!
  6. Anggota 1 mencatat kata yang benar.
  7. Langkah 2 sampai 6 dilakukan dengan mengganti pemain 2
  8. Ingat, kata yang tebakkan tidak boleh sama.

 

w21HQ7nzWijIQAAAABJRU5ErkJgggAA

 

Jawab: Kebijaksanaan guru.

Uji Kemampuan

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Tuliskan kata awalan me– yang memiliki makna mengumpulkan!

    Jawab: Mengikat dan menata.

  2. Sebutkan kata awalan me– yang memiliki makna membuat jadi!

Jawab: Menggunduli.

 

Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 3–5!

  1. Hampir setiap kata yang keluar dari mulutnya menggunakan nada yang merdu. Bagaimana pembentukan kata yang dicetak tebal?

    Jawab: Melakukan tindakan seperti pada kata dasar. meng-guna-kan.

  2. Jelakan arti awalan me- pada kalimat pertama!

    Jawab: Memaksa memiliki arti atau makna “berbuat dengan…”. Karena tindakan tersebut dilakukan dengan tanpa persetujuan orang lain.

  3. Tuliskan kosakata baru dari “suka” menggunakan awalan me-!

Jawab: Menyukai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *